Selasa, 02 Juli 2013

INDUSTRI KIMIA : GAS UNTUK INDUSTRI



GAS UNTUK INDUSTRI


Saat ini gas menjadi kebutuhan pokok bagi sektor industri,jadi keberadaan gas itu harus kudu wajib banget harus karena bila sampe tersendat sektor industri pun akan menjadi kacau.

Menurut Dirjen Basis Industri Manufaktur Kemenperin Panggah Susanto kebutuhan gas untuk industri saat ini sudah mencapai 2.130 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD/Million Standard Cubic Feet per Day) mencakup kebutuhan untuk bahan baku sebanyak 1.022 mmscfd dan untuk energi sebesar 1.108 mmscfd

Ketersediaan bahan baku dan pasokan energi merupakan faktor yang menentukan perkembangan industri.Pemanfaatan gas bumi sebagai bahan baku industri dalam negeri juga sejalan dengan kebijakan pemerintah mendorong hilirisasi industri guna mendukung peningkatan nilai tambah di dalam negeri.Total kebutuhan gas untuk industri juga akan terus meningkat seiring dengan rencana pengembangan industri di masa depan. Terlebih, pertumbuhan industri yang dianggap sebagai motor perekonomian akan terus digenjot pemerintah sesuai dengan target sebesar 7,14 persen pada tahun ini.

Namun sangat disayangkan harga gas untuk industri sudah mengalami kenaikan yaitu sebesar 50 %, dalam dua tahap yaitu sebesar 35 % pada 1 September 2012 dan 15% pada 1 April 2013.Keputusan itu diambil setelah dilakukan rapat koordinasi antara Menteri Perindustrian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ditjen Migas, BP Migas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).Harga gas dalam negeri kita dinaikan dikarenakan terlalu rendah,saat ini harga gas di tingkat dunia terus menanjak, bahkan saat ini sudah mencapai US$ 16 per MMBTU sementara harga gas di da lam negeri baru US$6.Akan tetapi seiring dengan naiknya harga gas tersebut PGN (Perusahaan Gas Negara) menjamin pasokan untuk industri akan stabil.


Namun pada kenyataannya hingga saat ini seiring dengan naiknya harga gas dalam negeri yang sudah bersaing dengan harga gas luar,pasokan gas untuk industri masih saja kurang.Sekjen FIPGB, Achmad Wijaya menjelaskan kebutuhan gas untuk industri nasional sebenarnya mencapai 2.100 juta kaki kubik per hari (mmscfd). Namun kalangan industri baru mendapatkan gas sekitar 500 mmscfd. Hal ini disebabkan karena Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2010 Tentang Alokasi dan Pemanfaatan Gas Bumi Untuk Pemenuhan Kebutuhan Dalam Negeri, untuk kalangan industri menjadi prioritas terakhir."Alokasi pertama untuk peningkatan produksi migas, kedua industri pupuk, ketiga untuk PLN dan keempat baru industri lainnya," katanya.Sektor industri mengharapkan agar alokasi untuk industri disamakan dengan alokasi untuk industri pupuk,karena hal tersebut dapat menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

LIMBAH GAS INDUSTRI

Setelah kita membicarakan tentang alokasi,harga dan undang - undang yang mengatur tentang gas untuk industri sekarang kita akan membahas tentang efek dari ga industri tersebut.Penggunaan gas untuk bahan baku industri mengakibatkan emisi dari gas tersebut terbuang ke udara yang menyebabkan polusi udara.Zat pencemar melalui udara diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu partikel dan gas. Partikel adalah butiran halus dan masih rnungkin terlihat dengan mata telanjang seperti uap air, debu, asap,kabut dan fume-Sedangkan pencemaran berbentuk gas tanya aapat dirasakan melalui penciuman (untuk gas tertentu) ataupun akibat langsung. Gas-gas ini antara lain SO2, NOx, CO, CO2, hidrokarbon dan lain-lain.

Pencemaran yang ditimbulkannya tergantung pada jenis limbah, volume yang lepas di udara bebas dan lamanya berada dalam udara. Jangkauan pencemaran melalui udara dapat berakibat luas karena faktor cuaca dan iklim turut mempengaruhi.Pada malam hari zat yang berada dalam udara turun kembali ke bumi bersamaan dengan embun. Adanya partikel kecil secara terus menerus jatuh di atap rumah, di permukaan daun pada pagi hari menunjukkan udara mengandung partikel. Kadang-kadang terjadi hujan masam.

Jenis industri yang paling banyak menyumbangkan polusi ke udara antara lain :
-industri besi dan baja
-industri semen
-industri kendaraan bermotor
-industri pupuk
-industri aluminium
-industri pembangkit tenaga listrik
-industri kertas
-industri kilang minyak
-industri pertamban

Jenis industri yang menghasilkan partikel dan gas adalah sebagai tertera dalam tabel 7.6


Sumber :
  • http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-industri/limbah-industri/limbah-gas-dan-partikel/
  • http://www.investor.co.id/energy/kebutuhan-gas-industri-capai-2130-mmscfd/56601
  • http://www.kemenperin.go.id/artikel/6200/Alokasi-Gas-untuk-Industri-Diklaim-Sudah-Mencukupi
  • http://www.kemenperin.go.id/artikel/3689/Harga-Gas-untuk-Industri-Akhirnya-Naik-50
  • http://www.bisnis.com/m/gas-industri-pgn-kaji-penggunaan-lng
  • http://shellaaaach.wordpress.com/2012/08/31/pencemaran-limbah-di-bumi/
























Selasa, 25 Juni 2013

Mantel Tak Terlihat



MANTEL TAK TERLIHAT
            Penulis fiksi ilmiah terbesar dan terkenal Arthur C. Clarke mengutarakan persamaan antara teknologi maju dan sulap. Pada musim panas ini pada layar lebar, pesulap muda Harry Potter sekali lagi akan menunjukkan sulap mantel tak tembus pandangnya dan menghilang. Sementara itu, para ilmuwan dengan Berkeley Lab dan Universitas California (UC) Berkeley akan memelajari suatu mantel tak tembus pandang milik mereka sendiri yang juga menyembunyikan benda dari pandangan.
Sebuah tim yang dipimpin oleh Xiang Zhang, seorang kepala investigator pada Divisi Bahan Ilmu Pengetahuan di Berkeley Lab dan direktur Nano-scale Science and Engineering Center di UC Berkeley, telah menciptakan suatu “mantel karpet” dari silikon berstruktur nano yang menyembunyikan keberadaan benda –benda yang diletakkan dibawahnya dari pendeteksian optikal. Sementara karpet itu sendiri masih bisa dilihat, tonjolan dibawah objek tersebut menghilang dari pandangan. Kilauan sinar pada tonjolan tersebut menunjukkan suatu rekleksi yang identik pada sinar yang terefleksi dari permukaan yang datar, maksudnya objek itu sendiri secara esensial telah dibuat tidak terlihat pandangan.
“Kita telah sampai pada suatu solusi terhadap permasalahan tidak tembus pandang berdasarkan pada  penggunaan bahan dielectric (non – penghantar),” kata Zhang. “Mantel optikal kami tidak hanya menganjurkan bahwa bahan yang tidak tembus pandang sebenarnya dapat dijangkau, ini juga merepresentasikan suatu langkah utama terhadap transformasi optik, membuka pintu untuk memanipulasi sinar dengan maksud bagi penciptaan mikroskop baru yang kuat dan komputer yang lebih cepat.”
Pekerjaan sebelumnya oleh Zhang dan kelompoknya dengan peralatan tidak tembus pandang meliputi  metamaterial kompleks – campuran bahan metal dan dielectrics yang properti optikal luar biasanya muncul dari keunikan strukturnya dari pada komposisi mereka. Mereka mengkonstruksi satu bahan  diluar jaring ikan yang rumit dari lapisan bolak – balik perak dan magnesium fluorida, serta yang lain diluar kawat nano perak yang muncul didalam aluminum oksida yang berpori. Dengan metamaterial metalik tersebut, Zhang dan kelompoknya mendemonstrasikan bahwa sinar dapat membengkok terbalik, suatu properti yang sifatnya tidak dibayangkan sebelumnya.
Sementara metamaterial metalik telah berhasil digunakan untuk memperoleh penyelubungan yang tidak tembus pandang pada frekwensi microwave, hingga sekarang penyelubungan pada frekwensi optikal, suatu kunci selangkah lebih maju dalam memperoleh ketidak tembusan pandang yang aktual, tidak sepenuhnya berhasil karena elemen metal menyerap lebih banyak sinar.
Zhang mengatakan, “Meski dengan kemajuan sekarang ini dalam membuat sesuatu dari bahan optikal, memberikan skala elemen metalik dibawah panjang gelombang dan menempatakan mereka di suatu  tata cara spasial yang berubah – ubah tetap menjadi suatu tantangan pada frekwensi optikal.”
Mantel baru yang diciptakan Zhang dan timnya terbuat secara eksklusif dari bahan dielectric, yang seringkali transparan pada frekwensi optikal. Mantel tersebut diperagakan pada suatu papan silikon persegi panjang (dengan ketebalan 250 nanometer) yang berfungsi sebagai suatu panjang gelombang optikal dimana sinar dibatasi pada dimensi vertikal tetapi bebas untuk menyebar di dua dimensi lainnya. Suatu desain pola yang hati – hati sekali dari beberapa lubang tiap – tiap berdiameter 110 nanometer  melubangi silicon tersebut, mentransformasikan papan kedalam suatu metamaterial yang menekan sinar hinggan membengkok seperti air yang mengalir mengitari suatu batu. Pada suatu percobaan yang dilaporkan di Nature Materials, mantel tersebut digunakan untuk menutupi suatu bidang  yang berukuran 3.8 micron x 400 nanometer. Ini memperagakan ketidak tembusan pandang pada beberapa sudut yang berbeda pada sinar yang masuk.
Sekarang ini mantel tersebut diusahakan mempunyai panjang gelombang sinar  antara 1,400 dan 1,800 nanometer, yang porsi sinar infrared dekat dari spectrum electromagnetic hanya sedikit lebih lama dari sinar yang dapat dilihat dengan mata manusia. Namu, karena semua komposisi dan desainnya dielectric, Zhang mengatakan bahwa mantel tersebut relative sangat mudah untuk dirancang dan seharusnya dapat diberi skala. Dia juga optimis bahwa dengan fabrikasi yang lebih teapt semua pendekatan dielectric untuk menyelubungi ini harus mmberikan hasil sebuah bahan yang menghasilkan  bagi sinar yang dapat dilihat – dengan kata lain, benar – benar tidak tembus pandang.
“Pada percobaan ini, kita telah mendemonstrasikan suatu bukti konsep bagi optikal terselubung yang bekerja sempurna di dua dimensi” kata Zhang. “Tujuan kami selanjutnya adalah merealisasikan suatu mantel tiga dimensi, dengan memperluas transformasi optik kedalam aplikasi potensial.”

Antara Siluman Dan Teknologi Nano
Jika benda bening seperti kaca dapat meneruskan seluruh cahaya, dapatkah kita memanipulasi zat lain sedemikian rupa sehingga ia dapat membuat benda yang dibungkusnya juga tembus pandang? Bagaimana logika untuk merancang sebuah jubah Harry Potter yang dapat melindungi pemakainya agar tak terlihat? Inilah perjalanan panjang para ilmuwan untuk merancang zat “siluman” yang diberi nama “metamateri”

Salah satu gagasan untuk melahirkan metamateri adalah dengan cara meminjam teknik Photolithography dalam teknologi semikonduktor. Para insinyur telah lama menanam  sirkuit yang berisi ratusan juta transistor dalam lapisan silikon mini seukuran ibu jari dengan teknik ini. Sirkuit tercanggih yang sanggup dibuat manusia hingga saat ini dapat merekayasan jarak hingga sedekat 30 nm, atau 150 buah atom panjangnya. Karena itu, nyata sekali kunci dariinvisibility adalah teknologi nano, sebuah teknologi terbaru yang memungkinkan kita untuk merekayasa susunan atom.

Siluman Dalam Laboratorium
Pada tahun 2007, untuk pertama kalinya para ilmuwan Jerman dan AS, berhasil menciptakan sosok invisible khusus untuk cahaya merah yang memiliki panjang gelombang hingga 780m. Mereka menggunakan kaca yang dilapisi perak super tipis, magnesium fluoride, dan satu lagi lapisan perak sehingga membentuk “sandwich” magnesium fluoride yang hanya setebal 100nm. Kemudian, mereka melubanginya, sehingga 3 lapis sandwich itu membentuk semacam jaring net dengan lubang-lubang selebar 100nm, jauh lebih kecil daripada panjang gelombang cahaya merah.
Naoki Kawakami dari University of Tokyo menemukan cara lain untuk menyulap seseorang tampil laksana roh halus, yaitu dengan bantuan teknologi hologram. Dengan menempatkan kamera di belakang seseorang, lalu merefleksikan gambarnya dibagian depannya dengan bantuan proyektor akan menimbulkan kesan seolah-olah ia seorang manusia”tembus pandang”. Prosesnya tergolong kamuflase optik. Namun dengan teknik ini ia telah menciptakan model “jubah siluman” , walaupun belum sempurna karena sifatnya masih dua dimensi. Versi 3D-nya masih dalam tahap perancangan karena butuh teknologi tinggi untuk memanipulasi sinar laser untuk menghasilkan hologram disekeliling benda.


Masa Depan “Siluman”
Melihat begitu gencarnya penelitian yang dilakukan, para ilmuwan begitu optimis dapat membuat sebuah jubah siluman hanya dalam hitungan tahun. Tahap pertama akan dibuat untuk benda dua dimensi, selanjutnya kemampuannya ditingkatkan untuk membiaskan cahaya pada benda 3 dimensi. Setelah itu akan dicari cara agar benda dapat disembunyikan bukan hanya terhadap cahaya frekuensi tertentu, tetapi beberapa warna sekaligus. Untuk itu, “jubah siluman’ ini dapat dibuat berlapis-lapis, dimana tiap lapisannya memanipulasi satu macam warna.
Aplikasi teknologi ini sangat menjanjikan. Menurut Dr.Soukolis, dari Univeristy of Iowa, penemuan ini dapat diterapkan untuk membuat lensa beresolusi super, yang bahkan sanggup “memotret” molekul DNA dan bagian dalam sel manusia!. Pengembangan selanjutnya, teknologi ini akan memasuki area photonic chrystals yaitu perancangan komputer berbasis cahaya. Kedepannya, komputer optik ini akan menggeser komputer silikon dimasa kini karena dapat menyimpan informasi jutaan kali lebih banyak, tanpa perlu mengkhawatirkan processor yang panas. Wah, kita lihat saja bagaimana kelak “siluman“ buatan fisika ini mengubah peradaban manusia?
Sumber :
http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/kimia_material/mantel-tak-terlihat-berhasil-menyembunyikan-benda/
http://www.yohanessurya.com/news.php?pid=203&id=197


Rabu, 12 Juni 2013

Apasih Vitamin K???



VITAMIN K

Vitamin K sangat penting bagi darah untuk pembekuan saat memperbaiki cedera. Setiap kali seseorang memiliki luka berdarah, ada vitamin K yang hadir dalam darah yang menghentikan pendarahan dan memungkinkan luka yang paling ringan untuk sembuh dengan cepat.

Ada tiga bentuk yang berbeda dari vitamin K. Varian pertama dari vitamin K adalah vitamin K1, juga dikenal sebagai phylloquinone. Ini adalah bentuk dari vitamin K yang ditemukan dalam jenis makanan nabati. Vitamin K ditemukan dalam makanan nabati. Bentuk kedua dari vitamin K adalah vitamin K2, atau menaquinone. Jenis vitamin K dibentuk oleh bakteri bersahabat dalam usus. Ketiga, ada K3 vitamin yang juga dikenal sebagai menadione dan sebenarnya merupakan bentuk artifisial dari vitamin K. Ketiga jenis vitamin K berakhir di hati di mana ia digunakan untuk membuat zat pembekuan darah.

Sumber alami terbaik dari vitamin K adalah sayuran berdaun hijau, seperti bayam. Namun, karena bakteri bersahabat dalam usus membuat salah satu bentuk dari vitamin K menjadikan seseorang tidak kekurangan vitamin K dan sehingga suplemen vitamin K tidak diperlukan oleh sebagian besar orang.

Vitamin K punya empat manfaat yaitu :
·         Mempercepat menghentikan pendarahan
·         Mencegah osteoporosis
·         Membunuh sel kanker
·         Mencegah penuaan dini

Vitamin K dapat kita temukan dimana saja,ada banyak makanan yang mengandung vitamin K,seperti bayam,brokoli,kacang hijau,asparagus,kubis,seledri,kembang kol,tomat,bluberry,selada,lobak,seledri.makanan-makanan itu tentunya dapat dengan mudah kita temukan di Indonesia bukan,jadi kenapa kita tidak mengkonsumsi makanan-makanan itu??

Tapi ingat jangan sampai kita terlalu banyak mengkonsumsi vitamin K,karena bila terlalu berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan tubuh kita,bisa menyebabkan hemosilis sel darah merah,hemolisis sendiri adalah pecahnya membran eritrosit, dan hemoglobin bebas ke dalam medium sekelilingnya,dan dapat menyebabkan anemia.lalu juga dapat menyebabkan penyakit kuning.

Seperti vitamin A, D, dan E, vitamin K termasuk vitamin larut lemak. Huruf K yang menjadi inisial namanya berasal dari bahasa Jerman, yaitu kata Coagulation yang di dalam bahasa Inggris berarti pembekuan darah. Mungkin dari sinilah asalnya, mengapa vitamin K banyak dikenal masyarakat hanya sebatas pada anti pembekuan darah. Padahal, berbagai penelitian ilmiah telah menemukan bahwa vitamin K tidak hanya berperan sebagai anti pembekuan darah namun juga berhubungan dengan pencegahan kanker, pencegahan penyakit Alzheimer, dan pengontrolan kadar gula darah.

Sumber :
http://www.hilo.co.id/vitamin-k-si-pengunci-nutrisi
http://wikivitamin.com/penyakit-akibat-kelebihan-vitamin-k/
http://www.doktercantik.com/1407/sumber-makanan-dan-manfaat-vitamin-k.html#_
http://www.smallcrab.com/kesehatan/896-empat-manfaat-vitamin-k-bagi-kesehatan
http://10caradietsehat.com/vitamin-k.html

Jumat, 17 Mei 2013

PEMBERIAN SENYAWA KIMIA



PEMBERIAN SENYAWA KIMIA 


Diantara cara-cara pengawetan tersebut di atas pemberian senyawa kimia sering
dipakai, walaupun kadang-kadang terjadi kesalahan. Cara yang paling sederhana dan
dapat dipraktikkan ialah pemberian garam, asam dan gula. Tidak sedikit bahan pangan
setelah perlakuan tadi kemudian dikeringkan, atau diasap.
Perlakuan khusus dengan  senyawa kimia, biasa pula akan  berdampak pada
hasil yang diperoleh. Dampak yang diharapkan adalah  sebagai berikut:
1. Bahan kimia yang dapat meningkatkan hasil bahan dasar. Contohnya ialah pestisida,
dan pemupukan. Pestisida akan hama, baik dilapangan maupun digudang.
Pemupukan akan meningkatkan hasil panen;
2. Bahan kimia yang mampu mencegah kerusakan. Pandangan ini berdasarkan
kenyataan dilapangan bahwa kerusakan pangan karena kegiatan mikrobia, aktivitas
enzim, dan reaksi biokimia. Pemberian senyawa penghambat akan dapat mencegah
proses pengerusakan tersebut. Oksidasi minyak akan menyebabkan minyak menjadi
tengik, sehingga ditolak konsumen. Pemberian antioksidant akan mencegah oksidasi
tersebut. Pemberian vitamin C dan isoaskorbat akan mencgah kerusakan warna pada
berbagai produk yang disimpan dalam bentuk dingin. Demikian juga pemberian
”chelating agent” untuk mengikat berbagai unsur yang memacu oksidasi. 
3. Bahan kimia dapat juga mempengaruhi cita rasa pada bahan pangan seperti
”essence”.
4. Bahan kimia yang mampu memperbaiki kenampan pada pangan, seperti pada roti.
Pengunaan senyawa khlorin dan pemucat telah banyak dipakai;
5. Bahan kimia yang dapat merubah atau memperbaiki tekstur pangan. Contohnya ialah
pemberian  monoglyserida dan digliserida pada adonan roti.
6. Bahan kimia yang mampu meningkatkan nilai gizi pangan, seperti pemberian vitamin
dan mineral. Saat penggilingan banyak kehilangan vitamin dan mineral untuk itu perlu
ditambahkan pada bahan pangan agar bila dikonsumsi tidak meyebabkan
kekurangan gizi. Pada saat sekarang ini  konsumen beras memperolehnya dari heler
baik yang mobil atau tempat tetap. Heler ini bekerja memecah kulit gabah, kemudian
kulit ari yang tertinggal dikikis. Lapisan aleuron yang kaya akan vitamin dan berbagai
garam mineral tidak ada lagi. Konsumsi beras jenis ini dalam jumlah yang banyak,
tanpa disertai pangan lain akan menyebabkan kekurangan berbagai vitamin, seperti
vitamin B1. Kekurangan vitamin ini akan meneyebabkan pertumbuhan pada bayi
terhambat, dan kelak akan menjadi anak yang kurang pintar. Masalah ini harus
diatasi dengan pemberian gizi berimbang;

7. Bahan kimia yang dipergunakan pada prosesing makanan. Bahan yang akan
difermentasi haruslah diberi perlakuan khusus.
8. Bahan kimia yang mempermudah pengemasan. Senyawa kimia diberikan pada 
bahan pengemas sehingga menjadi lebih elastis. Bahan yang elastis akan dapat
dibentuk sesuai keinginan.
Pada pemberian senyawa kimia haruslah diingat efek yang dapat ditimbulkan dari
bahan kimia tersebut terhadap kesehatan manusia. Hendaknya dipergunakan senyawa
kimia sesuai dengan peraturan dan ketentuan pemakainannya.